Find Us

Sabtu, 11 Juni 2011

Teori Berakhirnya Negara



Hidup dan mati tidak hanya dimiliki oleh makhluk hidup. Tetapi negarapun bisa mengalami fase hidup dan mati tersebut. Terkait dengan hal itu, terdapat beberapa teori yang menjelaskan tentang berakhirnya suatu negara, diantaranya:
1.      Teori Organis, teori ini berkembang pada abad XIX yang memandang Negara sebagai  organisme. Teori ini berkembang seiring perkembangan ilmu pengetahuan terutama biologi, dengan ditemukannya sistem sel pada binatang dan tumbuhan dan teori evolusi dari Darwin. Penganut teori ini memperkuat argumentasinya dengan mengambil beberapa contoh: Babilonia, Persi, Phunisia, Romawi dan ain-lain yang semuanya menjalani dari Negara kecil, hingga besar dan kuat dan akhirnya menjadi kecil kembali, lemah dan akhirnya lenyap. Penganut teori ini antara lain: F. J. Schmitthenner, Herbert Spencer, Heinrich Ahrens dan Bluntschi.
2.      Teori Anarchis, menurut teori ini, Negara adalah suatu bentuk susunan tata paksa yang sesungguhnya yang hanya sesuai jika diterapkan dalam tatanan kehidupan masyarakat yang masih primitif, bukan pada masyarakat yang modern dan beradab. Penganut aliran ini percaya, suatu saat Negara pasti akan lenyap, dan muncul masyarakat yang bebas dan merdeka, tanpa paksaan dan tanpa pemerintahan dan Negara. Terorisme dan kekerasan adalah tindakan berlebihan dan tindakan melampaui batas. Teori ini mencapai puncaknya pada zaman Tsar Alexander II di Rusia. Penganut aliran ini antara lain: William Godwin, Joseph Proudhon, Kropotkin.
3.      Teori Mati tuanya Negara, menurut teori ini, Negara sebagai suatu struktur tata paksa tidak perlu dihapus atau diperangi, karena keberadaannya atau kehilangannya sesuai dengan hokum lingkungan yang berlaku. Negara dating atau lenyap menurut syarat-syarat obyektif lainnya. Prof. Wirjono Prodjodikoro berpendapat, bila Negara dianggap terhenti, hancur atau jatuh maka unsur wilayah, dan masyarakat tetap ada,  hanya unsure pemerintahannya yang musnah. Menurut teori ini , Negara sebagai suatu struktur tata paksa tidak perlu dihapus atau diperangi, karena keberadaanya atau kehilangannya sesuai dengan hokum lingkungan yang berlaku. Negara dating atau lenyap menurut syarat-syarat obyektif lainnya.
4.      Teori lain, Sejarah membuktikan, terdapat unsur lain atas berakhir atau lenyapnya suatu Negara, yaitu karena peperangan. Beberapa Negara memang ada yang didahului dengan peperangan. Zaman dahulu Negara yang kalah perang, akan binasa secara total, tetapi karena manusia sudah maju dan  beradab maka hal semacam ini tidak terjadi lagi.

    2 komentar:

    follow me in my site, http://prancanamuhammadriyadi.blogspot.com

    kalau berakhirnya negara uni soviet itu termasuk teori apa ya? ._.

    Poskan Komentar

    Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More